Membuat Folder “Undeletable” & “Inaccessible” (Windows XP)

Seperti biasa, saya lagi niat buat tutorial lagi nih.  Biasanya user ingin menjaga privacy sebuah folder atau file dari tangan-tangan jahil. Seperti saya yang sharing satu komputer dengan empat user yang terkadang mereka (selain saya selaku Administrator) melakukan hal-hal yang jahil atau tidak sengaja menghapus atau memindahkan folder yang sudah saya susun sedemikian rupa (singkatnya, yang suka menyimpan file-file yang gitu tuh…pasti tau deh). Sejujurnya, saya hanya ingin agar folder system dan folder game saya (isinya 500GB) terproteksi dari tangan jahil adik saya (sedikit info, klo dia pernah menghapus file saya yang besarnya sekitar 100GB). Untuk itu, saya mengutip source dari Techtipsgeek, tapi sebenarnya saya hanya ingin membuat sesuatu yang berbeda dari itu. Kalau dilihat cara tersebut kelihatan mudah, anda hanya mengetik di command prompt, namun jika anda lupa script yang harus diketik? Ini menjadi masalah. Saya akan membuat otak anda lebih mengingat sebuah posisi ketimbang kata-kata (perintah) di command prompt (bagi sebagian user itu sangat mengganggu, tapi tidak bagi saya).

Langsung saja, begini caranya:

  1. Buka Control Panel > Folder Option atau di Explorer (My Computer) klik Tools pada Toolbar (Windows 7, tekan Alt terlebih dahulu untuk memunculkan Toolbar), lalu pilih Folder Options…
  2. Pada tab View hilangkan tanda centang Use simple file sharing (Recommended), Klik Ok.
  3. Pilihlah sebuah folder yang akan anda buat invulnerable, lalu klik kanan dan pilih Properties (Alt+Enter).
  4. Pada tab Security, klik Remove untuk semua Group or user names, jika tidak bisa maka anda langsung klik Advanced saja.
  5. Pada tab Permissions hilangkan tanda centang Inherit from parent the permission entries……. (pokoknya pilihan pertama) lalu klik Remove pada window baru yang muncul, lalu klik Ok lagi pada window yang muncul. Lakukan hal yang sama pada tab Auditing. Jika masih ada username di tab Security, anda wajib meng-klik remove.
  6. Klik Apply lalu klik Ok.
Sekarang folder anda sudah aman dari tangan-tangan jahil, bahkan virus sekalipun! Kenapa bisa begitu? Virus masuk melalui system permission, jika kita men-disable hal tersebut (seperti yang dilakukan di atas) maka virus tidak akan masuk ke dalam folder tersebut. Untuk itu hal ini dilakukan terhadap folder terutama System Volume Information dan Recycler (Windows XP) atau $Recycle Bin$ (Windows Vista/7). Bagaimana cara mengembalikannya?
Cara mengembalikan folder seperti semula cukup sederhana, begini:
  1. Lihat step 1-3 di atas, kalau sudah mengerti anda tinggal lanjut ke step berikutnya.
  2. pada tab Security klik Add… lalu tulis nama username anda (klik saja tombol start untuk mengetahui nama username…duh), lalu klik Check Names. Jika benar, maka nama username anda akan diikuti oleh computer name (contoh: KOMPI001/Paijo > COMPUTERNAME/USERNAME), lalu klik Ok.
  3. Masih di tab Security, pada bagian Permissions for Username (contoh disini Permissions for Paijo) centang semua box yang berada di sebelah kiri (Allow), pada box Deny biarkan saja (anda bisa langsung ke step 4 jika ini tidak berhasil)
  4. Klik Advanced, pada tab Permissions centang Inherit from parent the permission entries……. secara otomatis Group or user names akan terisi kembali seperti biasanya.
  5. Tidak lupa untuk klik Apply dan Ok.
Voila! Folder dapat di akses kembali! Jika anda terbiasa melakukan hal tersebut maka anda akan hafal dengan sendirinya step-step yang saya berikan di atas (begitu juga dengan command prompt). Namun itu semua kembali lagi kepada anda, pilih yang paling enak untuk diingat. Oh iya, hampir lupa…berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan agar folder anda lebih aman:
  1. Sebisa mungkin anda lihat kembali Folder Options… lalu centang kembali Use simpe file sharing (Recommended) agar tidak terlalu banyak tab pada properties di folder.
  2. Anda juga bisa melakukan hal yang sama pada Drive Harddisk anda (contoh D:\)
  3. Anda juga bisa membuat folder tersebut super-hidden dengan menggunakan command prompt (lakukan ini terlebih dahulu sebelum me-remove permission).
  4. Ingat! Folder akan menjadi 0 Bytes jika di properties (ini bukan berarti file anda hilang, hanya saja system tidak membaca size yang ada di dalam folder tersebut)
Semoga bermanfaat bagi user dan pembaca sekalian!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s